Rabu, 11 Juli 2018

EKSISTENSI SITUS SEJARAH
DI AREA PERTAMBANGAN MOROWALI



Siapa yang tidak mengenal daerah Morowali, daerah yang menjadi sorotan masyarakat pribumi bahkan mancanegara karena kekayaan alamnya yang menjadi salah satu objek vital sehingga orang-orang berbondong-bondong datang ke Morowali untuk melepaskan status mereka sebagai pengangguran, dalam hal ini sektor Pertambangan.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah sangat mendukung penuh kehadiran sektor pertambangan Morowali, karena menjadi salah satu penghasilan negara terbesar untuk menstabilisasikan sosial-ekonomi masyarakat lokal dan juga sebagai penambah kekosongan kas negara.

Namun dibalik kekayaan tersebut ada yang lebih berharga dan juga mampu menstabilisasikan sosial-ekonomi masyarakat. Tidak hanya mengandalkan sektor pertambangan, Kabupaten Morowali juga mempunyai banyak situs sejarah yang masih penuh dengan misteri. Hal ini bisa dijadikan sebagai sektor pariwisata dan kebudayaan.

Benteng Fafontofure, Benteng Fafolobani, Masjid Tua Bungku, Benteng Kota Bajo, Makam Kacili Surabi, Makam dan Bekas Istana Raja Bungku II Ahmad Hadie. Situs-situs sejarah tersebut banyak menyimpan misteri dan tentunya adalah peninggalan nenek moyang masyarakat morowali. Namun hal ini kurang mendapat perhatian sehingga eksistensi situs sejarah morowali lebih kecil dibandingkan dengan sektor pertambangan yang semakin merajalela.

Kesadaran masyarakat pada umumnya sangat dibutuhkan dalam melestarikan cagar budaya sejarah yang masih utuh di Morowali. Kesadaran akan pentingnya situs sejarah merupakan bagian dari proses pendidikan khususnya para generasi muda. Sehingga dapat mengetahui dan memahami lebih jauh situs sejarah yang ada di Morowali (Kerajaan To Bungku).

Hal tersebut dapat dimasukkan kedalam ranah kurikulum pendidikan. Misalanya kita masukkan sebagai mata pelajaran Muatan Lokal (MULOK). Nah, disinilah akan terjadi umpan balik antara pendidik dan peserta didik untuk mendiskusikan tentang situs sejarah lokal Kabupaten Morowali. Secara tidak langsung kesadaran akan pentingnya situs sejarah Morowali, generasi-generasi muda (peserta didik) sudah dapat mengetahui lebih banyak kesejarahan lokalnya.

Nah disinilah peran pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan dan memperhatikan situs sejarah yang ada di Morowali, sehingga menjadi salah satu objek vital Morowali dan bukan hanya sekedar simbolitas semata.

Harapan saya sebagai mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Halu Oleo Kendari ingin sekali bekerja sama dengan pemimpin pemerintahan baru Kabupaten Morowali Periode 2018-2023 untuk menjaga eksistensi situs sejarah yang ada di Morowali dan menjadi salah satu aspek sejarah lokal yang kemudian dimasukkan keranah kurikulum pendidikan tingkat menegah maupun tingkat atas.

Oleh: Muhammad Fahrin Syarifudin Husen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EKSISTENSI SITUS SEJARAH DI AREA PERTAMBANGAN MOROWALI Siapa yang tidak mengenal daerah Morowali, daerah yang menjadi sorotan masyara...